Pendidikan Perempuan & Anak
Senin, 28 Mei 2012
CATATAN KECIL
Alunan musik siang ini terdengar mengalun indah. Menghadirkan beragam perasaan. Membawa pikiran melayang pada sebuah catatan hidup. Masa penuh perjuangan seorang anak dusun yang masa usia dininya bertumbuh di sebuah desa terpencil, yang bernama Kayu Kalek, di pesisir Sumatera Barat.
Kesukaannya adalah mandi di sungai, main di kali dekat rumah nenek atau di sepanjang saluran irigasi pinggiran sawah, sambil mencari hewan-hewan air yang diminati.
Hobinya memanjat pohon, sampai ujung dahan, sambil diteriakin nenek "Turun nak, nanti kamu jatuh". Semakin diteriakin, dia semakin senang, semakin tinggi memanjatnya, semakin riang tertawanya, di antara liukan dahan pohon yang kadang meliuk.
Wajah polosnya suka sekali membuat tulisan di atas tanah, di halaman rumah nenek. Dia selalu riang. Walau terkadang nenek menangis, teringat akan almarhumah ibu yang telah meninggalkannya sejak ia berusia satu tahun. Yang dulu pernah membuat nenek menangis, ketika rewel minta 'nenen', di saat mamanya telah tiada.
Wajah yang kadang tidak mudah dinasehati nenek. Wajah yang membuat nenek terdiam usai sholat Isya berjamaah, sambil menasehati penuh kasih, akibat kenakalannya di siang hari.
Masa kecil yang indah. Sebuah perjalan untuk terbangunnya mimpi-mimpi masa depan yang bahagia.
Alunan musik siang ini terdengar masih mengalun indah. Catatan kecil ini cukup dulu sampai di sini. Untuk kembali beraktifitas, berbagi manfaat untuk umat, amin...
Follow twitter
@ErmalenDewita
Langganan:
Entri (Atom)
